Postingan

Dari Emulator ke AI Porting: Game Konsol di PC Kian Dekat

Selama ini, cara paling umum memainkan game konsol di PC adalah lewat emulator. Namun belakangan muncul tren lain: memanfaatkan AI untuk membantu proses porting. Dalam sebuah eksperimen, AI dipakai untuk membawa game Xbox 360 ke PC. Proyek ini menunjukkan bahwa AI bisa membantu menerjemahkan logika game, bukan hanya meningkatkan grafis. Hasil lengkapnya bisa dilihat di contoh AI porting Xbox 360 . Menariknya, pendekatan ini tidak selalu membutuhkan emulator penuh. AI membantu mempercepat pekerjaan yang biasanya dilakukan tim porting, meski hasilnya tetap perlu diuji. Untuk pemain, dampaknya bisa positif: lebih banyak game lama yang akhirnya bisa dimainkan di PC. Tapi kualitas, bug, dan legalitas tetap jadi PR. Saya akan terus mengikuti perkembangan ini. Kalau kamu suka topik emulasi dan game lawas, video di atas cocok jadi titik awal.

Review PUBG Mobile 2026: Masih Layak Dimainkan di HP Mid-Range?

PUBG Mobile masih menjadi salah satu nama besar di dunia battle royale mobile. Di 2026, game ini punya cukup banyak pesaing, tetapi masih banyak pemain yang kembali karena mekanik tembak-menembak yang terasa lebih serius dibandingkan battle royale yang lebih santai. Saya bukan pemain kompetitif. Saya biasanya main satu atau dua match di akhir pekan, lebih sering solo atau duet. Dari pengalaman itu, ada beberapa hal yang menurut saya masih layak dicoba, dan beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memulai. Kesan pertama Hal pertama yang terasa adalah bobot permainannya. Gerakan, recoil senjata, dan suara tembakan terasa lebih "berat" dibandingkan game battle royale yang lebih ringan. Bagi sebagian pemain, ini justru yang membuat PUBG Mobile terasa memuaskan. Bagi yang baru pertama kali mencoba, perlu beberapa match untuk terbiasa. Peta-petanya masih terasa luas, dengan banyak titik pendaratan dan jalur rotasi. Kalau tidak mengenal peta, pemain baru bisa cepat tersesat a...

Main Game Android Lebih Lama: 6 Kebiasaan yang Bikin Baterai Awet

Baterai HP Android yang cepat habis memang bikin kesal, apalagi kalau lagi asyik main game dan harus berhenti untuk mencari charger. Saya sendiri sering main Mobile Legends, Free Fire, dan beberapa game santai di HP kelas menengah. Setelah beberapa bulan, saya mulai memperhatikan kebiasaan kecil yang ternyata cukup berpengaruh ke daya tahan baterai. Berikut enam kebiasaan yang saya pakai sehari-hari. Tidak semuanya soal pengaturan teknis; beberapa justru soal cara kita memakai HP. 1. Turunkan kecerahan dan refresh rate saat main Layar adalah salah satu komponen yang paling banyak makan daya. Kalau sedang main di dalam ruangan, saya menurunkan kecerahan ke sekitar 40–50 persen. Untuk HP yang punya layar 120 Hz, saya memilih mode 60 Hz saat main game yang tidak butuh gerakan super cepat. Hasilnya, baterai terasa lebih tahan tanpa mengurangi kenyamanan bermain. 2. Sesuaikan grafis dengan kemampuan HP Memaksa setting grafis tertinggi di HP mid-range bukan cuma membuat frame drop, tapi juga...